Manejer Club Barcelona yang bernama Quique Setien berkata ia sangat ingin bisa bertemu dengan club Napoli nantinya pada Liga champion di Camp Nou dibandingkan bertanding diarena yang imbang. Pertandingan sebelumnya mereka mendapatkan hasil yang imbang 1 – 1 di San Paolo dengan kebanyakan mayoritas pendukungnya itu ada pada Napoli pada tanggal 26 Februari, Padahal kedepannya mereka sudah merencanakan untuk mengadakan pertandingan lagi di Camp Nou yang tanpa penonton. Tetapi karena tiba-tiba COVID-19 ini menjadi besar sekali secara tiba-tiba maka di hentikan seluruh pertandingan bola maupun ada penonton dan tidka ada yang penonton sekaligus.

Dari UEFA sendirinya juga sudah berencana akan memulai pertandingan sepak bolanya lagi pada bulan agustus, namun semuai tu masih saja rencana dengan kepastian yang belum ada dari sananya. Selain dari tim Barcelona melawan Napoli, Masih banyak juga tim diluar sana yang masih saja belum sempat dimainkan karena COVID-19 ini. Rencana itu ada Manchester City melawan Real Madrid, Chelsea melawan Bayern Muenchen, dan Juventus melawan Olympique Lyon. Tetapi semua itu sedang ditunda sekarang ini.

UEFA juga mengatakan di antara Barcelona melawan Napoli nantinya akan di undi untuk bertanding di arena siapa. Manajer Barcelona berkata ia ingin bermain di stadion mereka sendiri, Karena pada pertandingan pertamanya kita ada pada stadion mereka. Jadi ingin bergantian memiliki supporter sehingga lebih mudah bagi kita juga. Setia juga mengatakan ia tidak lagi setuju terhadap peraturan baru ini jika dalam babak delapan besar dan selanjutnya itu ditentukan siapa yang menang hanya dalam satu buah pertandingan saja yang berbeda pada sebelumnya lebih adil.

Menurut ia sangatlah buruk bagi manajernya, karena menurut dia bukanlah hanya merugikan tim barcelona saja. Tetapi juga merugikan semua tim yang ada di dunia ini jika begini, karena jika orang mengalami kesalahan pada awalnya bisa diperbaiki dengan pertandingan selanjutnya sedangkan sekarang hanya satu pertandingan. Manajer barceloa ini juga berharap semoga COVID-19 ini cepat selesai sehingga peraturan dari UEFA ini dapat kembali seperti semula dulunya.