Emiliano Martinez memperjelas jika geser dari Arsenal ke Aston Villa ialah cara maju dalam kariernya. Jalinan sepuluh tahun Martinez dengan Arsenal usai saat ia mengakhiri kepindahannya sejumlah £ 20 juta ($ 25 juta) ke Villa pada 16 September. Pemain Argentina itu masuk dengan akademi The Gunners pada 2010 sebelum lulus ke tim senior 2 tahun selanjutnya, tapi pada akhirnya dikirim dengan posisi utang 6x di antara 2012 serta 2020. Baru sesudah Bernd Leno alami luka pasca-lockdown, Martinez dikasih peluang untuk cemerlang, serta ia secara cepat menunjukkan dianya untuk pahlawan kultus antara beberapa simpatisan. Pemain berumur 28 tahun itu tampil spektakuler waktu Arsenal mengakhiri musim paling akhir Liga Premier mereka dengan kuat sesaat meluncur di Piala FA, tinggalkan Mikel Arteta dengan sakit di kepala pilihan mendekati musim baru.

Emiliano Martinez Berkata Pergi ke Villa itu Langkah Tepat

Bos Spanyol pada akhirnya putuskan untuk selalu dengan Leno untuk penjaga gawang nomor satu sesudah Jerman kembali pada kesehatan penuh, tapi Martinez tidak siap untuk bertahan serta layani untuk ‘kiper cadangan lagi. Ia masuk dengan Villa dengan arah untuk memperoleh tempat reguler di timnas Argentina, serta tidak menyesali ketetapannya untuk tinggalkan Stadion Emirates. Saya pada keadaan paling baik dalam karier saya serta saat saya tidak mempunyai keamanan waktu laga itu, saya tidak percaya untuk bertahan, kata Martinez ke Sky Sports. Saya berusaha menjadi orang nomor satu Argentina, itu mimpi saya. Aston Villa ialah club yang besar sekali, saya tidak sangsi untuk tiba kesini. Orang-orang menduga itu ialah cara mundur dari Arsenal ke Villa, tetapi saya betul-betul memikir itu ialah cara dalam karier saya. Bekas penjaga gawang The Gunners ini selanjutnya menangkis asumsi jika ia suka masih ada di kursi cadangan di Emirates semasa dasawarsa paling akhir, sebelum merinci tekadnya untuk maju ke Eropa bersama-sama Villa mendekati tatap muka dengan juara bertahan Liga Premier, Liverpool. Minggu. Beberapa orang tidak mengetahui begitu saya sudah berusaha keras untuk duduk di kursi cadangan.

Saya mempunyai sembilan kiper di muka saya, lebih Martinez. Demikian ada di kursi cadangan, saya ingin jadi nomor satu. Sesudah saya memperoleh nomor satu, serta saya tidak percaya akan menyimpannya, saya mengatakan saya akan pergi serta jadi nomor satu dalam tempat lain. Tekad saya tetap berupaya jadi nomor satu di Arsenal, melalui akademi mereka tidak gampang. Orang yang bicara di luar sepakbola tidak paham apa-apa mengenai sepakbola. Saya ingin ada di Eropa bersama-sama Villa musim depan. Orang-orang di club menduga kami dapat jalani musim yang hebat, yang menggerakkan saya maju. Kami punyai dua kemenangan berturut-turut, jadi kami tidak rugi menantang Liverpool. Bila Anda ingin capai suatu hal di liga, Anda harus menaklukkan yang paling baik, yang akan kami coba kerjakan di hari Minggu.