Zidane yang dulunya berkarir sebagai pemain yang hebat atau jago sekarang sudah menjadi pelatih yang keras juga untuk timnya untuk mendapatkan kejuaraan nantinya dan bisa menghasilkan sebuah piala yang bagus.

Dalam tahap karier dunia sepak bola, kedudukan pelatih ialah step selanjutnya yang dapat diambil oleh seorang pemain selesai putuskan pensiun. Pasti, mereka harus melalui banyak serangkaian sebelumnya dapat menempati kedudukan itu. Di Italia, umumnya seorang pelatih diwajibkan ikuti program pengajaran di Coverciano. Itu yang dilaksanakan Andrea Pirlo sebelumnya putuskan masuk dengan Juventus di musim panas tahun ini Cukup banyak bekas pemain yang mengharap dapat menggarap bekas timnya saat bermain dahulu, serta mewujudkannya saat ini.

Zidane Memulai Karirnya Sebagai Pelatih Yang Hebat

Misalnya Frank Lampard di Chelsea, Mikel Arteta bersama-sama Arsenal, serta Ole Gunnar Solskjaer di Manchester United. Ada pula Simone Inzaghi di Lazio serta Diego Simeone di Atletico Madrid, dan tentu saja Zinedine Zidane di Real Madrid. Waktu tetap jadi pemain, sosok-sosok itu mencatatkan beberapa prestasi bersama-sama bekas timnya. Tetapi, waktu bertukar peranan jadi pelatih tidak semua memetik keberhasilan. Lampard, Solskjaer, atau Arteta masih susah diukur tingkat kesuksesannya waktu mengatasi bekas timnya.

Mereka dapat disebutkan baru melalui awalnya profesi. Tetapi, ada pula pemain yang memetik keberhasilan besar saat didaulat jadi pelatih di bekas timnya, 1 di antaraya Zinedine Zidane. Di bawah ini Zinedine Zidane serta 4 pelatih yang memetik kesuksesan waktu mengatasi bekas timnya. Hansi Flick sempat bermain untuk Bayern Munchen waktu 5 tahun, persisnya di 1985-1990. Waktu itu, ia berposisi untuk pemain tengah. Dia nikmati periode yang cukup berlimpah gelar saat di Bayern. Selasa 5 tahun di situ, Flick mengumpulkan 4 gelar Bundesliga serta 1 gelar DFB Pokal.Sesudah 29 tahun, Flick kembali pada Bayern Munchen untuk pelatih. Di 2019 dia didaulat gantikan Niko Kovac untuk pelatih Die Rotten Sepak terjang Flick bersama-sama Bayern Munchen benar-benar cemerlang.

Ia sukses mengantarkan Bayern raih treble winners di musim 2019/2020 dengan menyapu gelar Bundesliga, DFB Pokal, serta Liga Champions.Zinedine Zidane cuman persembahkan 1 gelar La Liga serta 1 piala Liga Champions waktu 5 musim di Real Madrid untuk pemain. Ia kembali pada Los Blancos untuk penasihat spesial di November 2010 serta jadi direktur olahraga kurang dari satu tahun berlalu.Zidane, yang sempat jadi asisten pelatih Carlo Ancelotti, selanjutnya dipilih untuk manager Real Madrid B di 2014. 2 tahun berlalu Zidane pada akhirnya dipilih menjadi pelatih Real Madrid, gantikan Rafael Benitez.

Waktu membesut El Real, Zidane persembahkan 3 gelar Liga Champions dengan berturut-turut. Ia selanjutnya mundur di akhir musim 2017-2018. Tetapi, Real Madrid selanjutnya alami kritis waktu digenggam Julen Lopetegui serta Santiago Solari. Zidane pada akhirnya didaulat menjadi lagi pelatih Real Madrid di Maret 2019.