Ada kabarnya yang mengatakan bahwa Luis Suarez akan keluar ke Juventus, pemain ini sudah menjadi striker yang dikenal sebagai El Pistolero. Namun Suarez sendiri juga sudah bersiap-siap tinggalkan Barcelona sebab berdasar laporan media-media Eropa, tenaganya tidak lagi diperlukan juru strategi anyar Blaugrana, Ronald Koeman. Serta pada Kamis 3 September 2020, Suarez diketahui berkunjung ke rumah kapten Barcelona, Lionel Messi, yang jaraknya tidak jauh dari rumah tinggalnya.

Luis Suarez Tidak Jadi Pindah Juventus Karena Messi

Banyak faksi memandang, lawatan itu adalah perkataan salam perpisahan dia pada Messi. Tetapi, perkiraan di atas rupanya salah besar. Dipercayai dalam lawatan di atas, Messi coba memberikan keyakinan Luis Suarez untuk bertahan di Barcelona. Sebatas infomasi, Messi telah memverifikasi bertahan di Barcelona, minimal sampai kontraknya usai pada 30 Juni 2021.

Messi tidak dapat tinggalkan Barcelona pada panas musim ini sebab terkunci klausul terlepas yang capai 700 juta euro atau kira-kira Rp12,2 triliun. Karenanya, dia hampir dinyatakan bertahan di Barcelona, dampak ketetapan yang diambil Messi. Akhirnya, Juventus yang tengah cari striker mematikan seperti Suarez perlu gigit jemari. Berdasar laporan jurnalis olahraga Italia, Gianluca Di Marzio, Juventus telah siap-siap cari pilihan striker alternatif Suarez.

Figur yang disebut ialah rekanan Suarez di Tim nasional Uruguay, Edinson Cavani. Untuk datangkan Cavani, Juventus tidak perlu keluarkan uang transfer. Karena, per 30 Juni 2020, striker berjulukan El Matador itu pilih tidak perpanjang kontrak bersama-sama Paris Saint-Germain. Cavani bukan striker kacangan. Bersama-sama PSG, dia mengumpulkan 200 gol dari 301 performa di semua pertandingan. Serta, Cavani tertera 2x keluar untuk top scorer Liga Prancis, persisnya pada 2016-2017 serta 2017-2018.

Kualitas yang bertambah hebat lagi diperlihatkan Cavani saat bela Napoli (2010-2013) dia mengepak 108 gol cuma dari 138 performa. Pengalaman merumput di Italia semasa enam tahun (2007-2013), diperkirakan membuat Cavani tidak perlu penyesuaian lama bila nanti sah gabung Juventus. Karenanya, menarik menunggu tindakan Cavani bersama-sama Juventus per musim 2020-2021. Pada saat ini masih banyak supporternya yang masih mendukungnya untuk bisa mengikuti instingnya.