Performa dari pemain muda ini yang bernama Marcelo menjadi buruk namanya sekarang ini, karena dia di anggap merusak statistik dari tim madrid sekarang ini menjadi lebih buruk dan sudah beberapa pemain lainnya melakukan komplen terhadap pemain ini yang kurang memberikan perfoma yang kurang baik.

Marcelo Di Anggap Hantu Bagi Madrid Sebab Statistik Buruk

Kekalahannya dengan Valencia menambahkan panjang statistik jelek pemain ini di Real Madrid. Bek kiri asal Brasil itu seakan jadi ‘hantu’ kekalahan untuk Real Madrid waktu dimainkan Zinedine Zidane. Real Madrid kalah dari score 4-1 dari Valencia akhir minggu kemarin. Pertandingan minggu kesembilan La Liga 2020/2021 itu diadakan di Mestalla.

Zinedine Zidane tampil dengan beberapa perombakan di line-up. Tidak ada nama Ferland Mendy yang sejauh ini tampil oke di status bek kiri. Selaku tukarnya, Zidane pilih mainkan Marcelo. Segi yang dijaga pemain ini lalu jadi titik kurang kuat Real Madrid. Walaupun tiga dari 4 gol yang diciptakan Valencia berlangsung dari titik putih, perform Marcelo dipandang cukup menyebalkan. Statistik Seram Marcelo Penggemar Real Madrid kemungkinan kuatir waktu menyaksikan statistik jelek yang dicatat Marcelo pada kepelatihan Zinedine Zidane yang ke-2.

Karena, ia ada selalu di lapangan saat Real Madrid menerima kekalahan. Marce sudah mainkan 28 pertandingan untuk Real Madrid semenjak Zidane menjadi lagi pelatih. Dari 28 pertandingan itu, Madrid raih 16 kemenangan, tiga hasil seimbang, serta sembilan kekalahan. Ya, Zidane alami sembilan kekalahan pada masa ke-2 nya ini. Semua saat Marcel bermain. Bagaimana statistik Real Madrid tiada pemain hantu ini? Los Blancos mainkan 29 pertandingan tiada bekas pemain Fluminense itu.

Hasil yang didapatkan, Real Madrid sanggup raih 20 kemenangan serta sembilan pertandingan usai seimbang. Zidane sendiri semenjak awalnya belum pernah kehilangan rasa yakin pada Marcelo. Walaupun, terakhir ia malah jadi ‘hantu’ kekalahan Real Madrid. Kemerosotan Semenjak Musim 2019/2020 Marcelo punyai kualitas yang tidak disangsikan kembali. Lebih dari 10 tahun ia jadi bek kiri terhebat Real Madrid, salah satunya yang terhebat di dunia.

Marcelo punyai banyak titel juara bersama Madrid. Tetapi, musim 2019/2020 seakan jadi zaman akhir kemasyhuran Marcelo. Performnya turun susul serangkaian luka yang dirasakan. Sepanjang satu musim, Hantu ini mengalami empat luka serta harus banyak mangkir. Style bermain Marcelo juga sekarang jadi pertanyaan. Pemain dari Brasil ini seringkali maju serta tinggalkan segi kiri pertahanan Real Madrid.

Sesaat, hal yang juga sama kerap dikerjakan Sergio Ramos selaku bek tengah.Real Madrid sesungguhnya punyai Ferland Mendy, yang lebih muda serta bertenaga. Namun, Zidane belum seutuhnya yakin pada pemain dari Prancis.