Spurs mengalami kegagalan tiga gol di babak kedua saat gol cantik Manuel Lanzini di menit terakhir membuat West Ham bermain imbang 3-3. West Ham bertahan sampai jeda, tetapi mereka melihat sisi yang lebih baik sepanjang periode kedua saat Spurs gagal, dengan bola mati membuktikan area subur bagi pengunjung untuk memanfaatkan. Sundulan Fabian Balbuena dari tendangan bebas Aaron Cresswell membuatnya menjadi 3-1 pada menit ke-82 sebelum gol bunuh diri Davinson Sanchez tiga menit kemudian dan gol pada menit akhir Lanzini mengalahkan Hugo Lloris untuk menyelesaikan comeback yang luar biasa. Mourinho merasa timnya tidak cukup kuat untuk menghadapi ancaman dari Soucek, yang selalu menjadi ancaman ketika West Ham bertindak langsung dan membuat perbandingan dengan mantan pemain Moyes, Fellaini. Mourinho mengatakan kepada Sky Sports: Permainan itu terkendali, kami memiliki Harry Kane untuk mencetak gol keempat ketika dia membentur tiang, Gareth Bale untuk mematikan permainan tapi itulah sepak bola.

West Ham Beruntung Bisa Mendapatkan Hasil yang Seri

Tidak dengan menyengaja, tapi team itu turun. Dengan [Harry] Winks, kami mendapati kesetimbangan lagi serta menggenggam kendali. Pas saat kami ada dalam kendali, kami kecolongan pertama kali serta keyakinan mereka bertambah. Orang-orangku masih kurang kuat untuk menanganinya dengan psikologis. Beberapa menit paling akhir, kami kehilangan 2 point. Saya menjelaskan ke mereka untuk siaga pada bola mati, yang kami ketahui mereka benar-benar kuat. David sudah mendapati di Tomas Soucek Marouane Fellaini anyarnya. Selanjutnya, mereka mujur, tetapi mereka berusaha benar-benar keras menjadi mujur jadi saya beri pujian mereka. Gareth Bale mendapatkan kiprah ke-2 Tottenham di menit 72 waktu gantikan Steven Bergwijn dengan Spurs masih unggul 3-0 serta nampaknya meluncur. Ia mempunyai 1 peluang baik untuk membungkus point dengan lari terik tapi tidak berhasil dengan penuntasannya. Saat diberi pertanyaan apa Mourinho menyesali ketetapannya tidak untuk mengawalinya, ia mengatakan: Saya anggap tidak. Keputusan tidak untuk mengawalinya ialah bagus, saya berpikir, untuk memperlihatkan ia tidak mempunyai bangku cantik yang menantinya di team. , serta ia duduk di situ pertama kalinya ia dapat.

Itu ialah pesan untuk team, jika di team ini seluruh orang harus berusaha untuk status. Ia diterima dengan benar-benar baik di group, seluruh orang menyenanginya serta saya percaya ia menyenangi apakah yang ia dapatkan di sini. Semua positif, konsentrasinya bukan di ia tetapi dalam permainan. Ia ada di kursi cadangan sepanjang 65 menit atau bisa lebih, saya tidak memikir benar-benar. Sayang sekali ia tidak dapat cetak gol ke-4 yang disebut langkah yang cantik untuk akhiri permainan, tetapi itu sepak bola. Walau ketinggalan 3-0 sesudah 16 menit, bos West Ham Moyes, yang beri pujian performa Harry Kane, mengutarakan jika ia sebetulnya senang dengan performa teamnya di saat itu, maka dari itu ia tidak lakukan perombakan apa saja waktu istirahat. Ia mengatakan: Perbincangan team separuh waktu sebetulnya benar-benar susah sebab Anda ketinggalan 3-0 tapi saya betul-betul memikir team bermain benar-benar baik, terkecuali untuk 5 atau 10 menit pembukaan.

Kemungkinan keputusan paling berat ialah tidak membuat keputusan apa saja sebab terus gampang untuk manager untuk berasa seperti Anda harus membuat keputusan serta mengganti beberapa hal, tapi saya tidak memikir kami memerlukannya, kami bermain lumayan baik. Jelas kami sudah memberi 3 gol, yang saya tidak yakin. Beberapa hal ini berlangsung serta saya berpikir demikianlah sepak bola sekarang ini. Kami tidak bertahan lumayan baik dalam 10 menit pertama kali atau bisa lebih, tapi kemudian itu, saya berpikir kami lakukan pekerjaan yang lumayan baik. Saya berpikir team ini makin baik. Saya betul-betul melakukan. Saya menyaksikannya dalam latihan, saya menyaksikan mereka makin baik. Saya telah sebutkan awalnya, saya pengin membuat club, team serta segala hal lebih bagus, serta saya berpikir ada kekuatan untuk lakukan itu.